Sabtu, 09 November 2013

Persatuan Sepakbola Indonesia Djember
(Persid Jember) adalah sebuah tim sepak
bola Indonesia. Kesebelasan ini bermarkas di
Stadion Notohadinegoro Jember berjuluk Macan
Raung. Klub ini Berdiri pada Tahun 1952. dengan
suporter BERNI (Jember Berani)
Kesebelasan ini pada saat ini (tahun 2007)
menghuni Divisi Satu Liga Indonesia setelah pada
musim kompetisi 2002/2003 menjadi juara
Kompetisi Divisi II PSSI.
Kesebelasan ini juga pernah menghasilkan
beberapa pemain yang berkiprah di dunia sepak
bola Indonesia, seperti Hendro Kartiko, Anton
Wahyudi dsb.

Musim 2007
Persid mempersiapkan diri dalam Kompetisi Divisi
I PSSI tahun 2008 dengan ditangani oleh mantan
pemain Persabaya, Santoso Pribadi. Sebelumnya
Persid beberapa kali gagal lolos ke Divisi Utama
walaupun seringkali berada papan atas klasemen
di grupnya. Dengan sebagian pemain asli Jember
dan berpengalaman berkiprah di persepak bolaan
nashional, bahkan kiper nasional Hendro kartiko
juga pernah merasakan main bersama arek
jember di era 1996 ini.Persid mentargetkan lolos
ke Divisi Utama 2011 dengan mengontrak pelatih

PUTUT WIJANARKO
Di Ujung Tanduk
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (RAPBD) Jember tahun 2011 belum
dibahas,sehingga membuat nasib Persatuan
Sepakbola Indonesia Djember (Persid) diujung
tanduk.Sampai saat ini, manajemen Persid masih
berusaha untuk mencari investor dan sponsor
untuk mendanai kegiatannya demi meningkatkan
kualitas. Apalagi Nopember lalu Persid gagal
masuk dalam Divisi Utama.Dalam pertandingan
terakhir di Grup D Putaran II Kompetisi Divisi I
Liga Indonesia XVI-2010 di Stadion Diponegoro
Banyuwangi itu, Persid hanya mampu bermain
imbang 0-0 melawan Persepam Pamekasan dan
akhirnya hanya mampu mengantongi total nilai 4
dari hasil 1 kali menang, 1 kali seri, dan 1 kali
kalah.Dalam perubahan APBD 2010 Kabupaten
Jember lalu, Persid mendapatkan dana sebanyak
Rp 1,3 miliar. Dana yang berasal dari APBD 2010
itu diberikan sebagai dana operasional
kesebelasan itu

manchester united


Cikal bakal Manchester United bermula pada 1878. Pada awalnya klub ini bernama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway F.C, sebagai tim karya Lancashire dan Yorkshire, stasiun kereta api di Newton Heath. Tim ini pada awalnya hanya bermain melawan departemen lain di perusahaan kereta api.

Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway lalu bergabung dengan Football Alliance dan berkompetisi pada musim 1892-93 di Divisi I (setara Premier League saat ini). Klub ini meringkas namanya menjadi Newton Heath FC. Setelah dua musim, mereka harus terdegradasi ke Divisi II.

Pada Januari 1902 Newton Heath nyaris bangkrut karena memiliki hutang yang cukup banyak. Saat itu kapten tim, Harry Stafford bertemu dengan empat pebisnis termasuk John Henry Davies. Davies akhirnya mau menanamkan modal pada tim dan menjadi pemimpin klub. Akhirnya, tepat pada 24 April 1902 Newton Heath berganti nama menjadi Manchester United. Davies juga memutuskan untuk mengganti warna tim dan terpilihlah warna merah dan putih sebagai warna tim Manchester United.

MU lalu promosi ke Divisi I setelah menjadi runner-up 1905-06. Pada 1907-08 MU untuk pertama kalinya menjadi juara Divisi I. Kesuksesan itu dilengkapi dengan gelar Charity Shield pada tahun yang sama.

Red Devils ? julukan MU ? baru bisa kembali menjadi juara pada 1910-11. Pada saat itu MU mulai menggunakan Stadion Old Trafford. Namun, sekretaris klub Ernest Mangnall memutuskan untuk hengkang ke Manchester City. Tanpa Mangnall, selama 41 tahun MU tak meraih 1 gelar pun, bahkan mereka harus naik-turun divisi.

Pada 1922, MU harus terdegradasi setelah 10 tahun bermain di Divisi I. Mereka naik divisi lagi tahun 1925, tetapi kesulitan untuk masuk jajaran papan atas Divisi I. MU bahkan harus terdegrasi ke Divisi II pada tahun 1931. United meraih mencapaian terendah sepanjang  sejarahnya yaitu posisi 20 klasemen Divisi II pada 1934.

Kedatangan Sir Matt Busby sebagai manajer tim pada 1945 mengubah peruntungan MU. Dia memberikan hal yang berbeda untuk MU. Busby menunjuk tim sendiri, memilih pemain yang akan direkrut sendiri dan menentukan jadwal latihan para pemain sendiri. Ternyata kebijakan Busby berbuah manis. Setahap demi setahap MU berhasil disulap dari tim yang sering naik turun divisi menjadi tim papan atas yang selalu bersaing merebut gelar juara.

Busby sukses membawa MU merebut juara Divisi I pada 1951-52, gelar perdana sejak 1910-11. Kegemilangan MU berlanjut pada musim 1955-56. MU kembali menjadi juara liga dengan rata-rata pemain hanya berusia 22 tahun dan mencetak 103 gol. Musim selanjutnya, Red Devils kembali menjadi juara liga dan menembus final Piala FA sebelum dikalahkan Aston Villa. MU tercatat sebagai tim Inggris pertama yang berpartisipasi di Piala Champions. Dalam partisipasi pertamanya, MU sempat membantai juara Belgia, Anderlecht dengan skor 10-0 yang merupakan kemenangan terbesar sepanjang sejarah mereka.

Pada 6 Februari 1958, tragedi menghampiri MU. Usai kemenangan melawan tuan rumah Red Star Belgrade di perempatfinal Piala FA, pesawat British European Airways yang membawa para pemain MU hendak mendarat di Munich untuk mengisi bahan bakar. Naas, pesawat itu mengalami kecelakaan saat hendak mendarat. Peristiwa yang terkenal dengan tragedi Munich itu merenggut nyawa 8 pemain tim - Geoff Bent, Roger Byrne, Eddie Colman, Duncan Edwards, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor dan Liam "Billy" Whelan - dan 15 penumpang lainnya, termasuk beberapa staf United, Walter Crickmer, Bert Whalley dan Tom Curry.

Beruntung, Matt Busby selamat dari kecelakaan itu. Dia lalu kembali membangun tim. Kerja keras Busby berbuah hasil dengan gelar Piala FA pada 1963. MU lalu melengkapi kejayaan dengan gelar Divisi I pada 1965-67. Masa emas Matt Busby di MU mencapai puncaknya pada musim 1967-68. MU berhasil menjadi juara Piala Champions dengan menaklukkan Benfica 4-1 di partai puncak. Mereka menjadi klub Inggris pertama yang merebut gelar bergengsi tersebut.

Matt Busby lalu mengundurkan diri pada tahun 1969. Pasca ditinggal Busby, MU sulit bersaing merebut gelar juara. Mereka bahkan harus
terdegradasi pada 1974. MU akhirnya kembali meraih gelar pada 1977, menjuarai Piala FA dengan mengalahkan Liverpool di partai puncak. MU kembali menjuarai Piala FA pada 1983 dan 1985, namun masih kesulitan untuk menjadi yang terbaik di liga.

Kedatangan Sir Alex Ferguson pada 1986 membuat MU kembali menjadi klub yang disegani. Sempat tak meraih gelar selama 4 tahun, Ferguson akhirnya membawa MU menjuarai Piala FA pada 1990. Kemenangan itu menjadi awal bagi gelar-gelar MU selanjutnya di era Ferguson.

Ferguson membawa MU mendominasi Liga Inggris sejak era Premier League. Red Devils berhasil menjadi juara pada 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-2000, 2000-01, 2002?03, 2006-07, 2007-08, 2008-2009, 2010-2011 berkat tangan dingin manajer asal Skotlandia ini.

Musim 1998-99 bisa dibilang sebagai puncak kesuksesan Fergie di MU. Dia membawa MU menjadi satu-satunya tim Inggris yang merebut treble winners, yakni Piala FA, Liga Champions dan Premier League. Kini di usianya yang sudah menginjak 70 tahun, Fergie terus membawa MU menjadi tim papan atas yang selalu bersaing di Inggris dan Eropa.

Prestasi Manchester United

Liga
Divisi I (sampai 1992) dan Premier League: 19
1907?08, 1910?11, 1951-52, 1955-56, 1956?57, 1964?65, 1966-67, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-2000, 2000-01,  2002?03, 2006-07, 2007-08, 2008-2009, 2010-2011
Divisi II: 2
1935?36, 1974?75

Piala
Piala FA: 11
1909, 1948, 1963, 1977, 1983, 1985, 1990, 1994, 1996, 1999, 2004
Piala Carling: 4
1991-92, 2005-06, 2008-09, 2009-10
FA Charity/Community Shield: 19 (4 kali juara bersama)
1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965*, 1967*, 1977*, 1983, 1990*, 1993, 1994, 1996, 1997, 2003, 2007, 2008, 2010, 2011. (* juara bersama)

Eropa
Liga Champions: 3
1968, 1999, 2008
Piala Winners: 1
1991
Piala Super: 1
1991

Internasional
Piala Intercontinental: 1
1999
Piala Dunia Antarklub FIFA: 1
2008
Pemain Bintang / Top Scorer
R. van Persie mencetak 6 gol.
R. van Persie mencetak 6 gol.
W. Rooney mencetak 5 gol.
W. Rooney mencetak 5 gol.
D. Welbeck mencetak 2 gol.
A. Januzaj mencetak 2 gol.
D. Welbeck mencetak 2 gol.
J. Hernández mencetak 1 gol.
L. Valencia mencetak 1 gol.
L. Valencia mencetak 1 gol.
Susunan Pemain
NamaPosisi
29W. ZahaAttacker
26S. KagawaAttacker
8W. RooneyAttacker
20R. van PersieAttacker
14J. HernándezAttacker
19D. WelbeckAttacker
5R. FerdinandDefender
21RafaelDefender
15N. VidićDefender
38M. KeaneDefender
3P. EvraDefender
28A. BüttnerDefender
4P. JonesDefender
12C. SmallingDefender
30G. VarelaDefender
22FábioDefender
23J. EvansDefender
40B. AmosGoalkeeper
34A. LindegaardGoalkeeper
1De GeaGoalkeeper
44A. JanuzajMidfielder
16M. CarrickMidfielder
8AndersonMidfielder
11R. GiggsMidfielder
18A. YoungMidfielder
31M. FellainiMidfielder
17NaniMidfielder
23T. CleverleyMidfielder
24D. FletcherMidfielder
25L. ValenciaMidfielder
Mds Blogger Mds Blogger
Blog's Of Tutorial And Information